Saturday, 23 January 2021

Bruno Fernandes: Liverpool Tak Seburuk Itu

 Jakarta -

Gelandang Manchester United Bruno Fernandes kurang sepakat dengan kritik tajam yang menyelimuti Liverpool. Ia menilai Liverpool tak bermain seburuk itu.

Manchester United akan menjamu Liverpool di Old Trafford, Senin (25/12021) dini hari WIB pada babak kelima Piala FA. Keduanya baru bertemu pekan lalu di Anfield pada ajang Liga Inggris, dengan hasil akhir imbang 0-0.



Menuju laga ini, tuan rumah dalam posisi di atas angin karena melaju lebih bagus. MU cuma sekali kalah di 12 pertandingan terakhir di seluruh ajang, memenangi delapan di antaranya.

Satu-satunya kekalahan itu ditelan dari Manchester City di Piala Liga Inggris. Sementara Liverpool sedang tersendat-sendat.

Dalam rentang waktu yang sama, Liverpool cuma memetik lima kemenangan, lima kali imbang, dan dua kali kalah. Kecuali empat gol yang dibuat ke gawang Aston Villa di babak keempat Piala FA --Villa memainkan pemain-pemain muda--, Liverpool cuma bikin satu gol di lima pertandingan dari enam laga terakhir.

Alhasil kini sorotan tajam mengarah ke jawara Liga Inggris tersebut. Trio Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah dianggap tampil di bawah standar. Bruno Fernandes punya pandangannya sendiri.

"Saya rasa tiap tim punya momen-momennya. Saya tidak merasa Liverpool bermain buruk. Mereka cuma tidak menang dan ini poinnya, ketika tim tidak menang semua orang membicarakannya," ungkapnya dikutip Metro.

"Ketika para pemain tidak mencetak gol, semua orang membahasnya. Saya merasakan itu juga pada saya, karena saya tahu standarnya tinggi. Sebab saya tiba dan mencetak banyak gol dan assist, dan semua orang menginginkan banyak gol dan assist dari saya."

"Itu sama, semua orang mengharapkan gol-gol dari Salah, dari Firmino, dan dari Mane. Mereka tidak mencetak gol di beberapa laga terakhir dan situasinya mulai seperti 'Oh, mereka sedang tidak bagus.'"

"Mereka menciptakan peluang-peluang, mereka bisa memainkan bola, tapi tim-tim lain sedang lebih baik dan seperti yang saya katakan sebelumnya, mereka punya kualitas lebih besar untuk ditunjukkan," imbuh gelandang asal Portugal tersebut.




Sumber : Detik

Juventus Tak Konsisten, Pirlo Salahkan Jadwal Padat

 Turin -

Juventus belum menemukan konsistensi permainan mereka di musim ini. Pelatih Juventus Andrea Pirlo menilai hal itu imbas dari jadwal padat yang dihadapi timnya.

Juventus belum tampil konsisten di bawah besutan Pirlo di musim ini. Hal tersebut menjadi sebab mereka tertahan di peringkat kelima Serie A. Si Nyonya Tua mengumpulkan 33 angka tertinggal 10 angka dari AC Milan di puncak klasemen Serie A.

Inkonsistensi Juventus tercermin dari hasil di pekan lalu. Si Nyonya Tua tampil buruk saat kalah dari Inter Milan 0-2 di giornata ke-18 Serie A, Senin (18/1). Namun tiga hari berselang, mereka secara luar biasa meraih gelar Piala Super Italia setelah mengalahkan Napoli 2-0, Kamis (21/1).



Andrea Pirlo menilai bahwa pasang surutnya performa Bianconeri ini akibat dari jadwal padat yang harus dijalani skuadnya. Juventus sudah memainkan 10 laga di tiga minggu pertama tahun 2021.

Hal ini jelas menguras kondisi fisik dan mental para pemain Juventus. Imbasnya pilar Juventus tak selalu mampu tampil optimal di setiap laga.

Pelatih 41 tahun ini menegaskan Juventus tengah berusaha keras mengatasi masalah ini. Ujian untuk usaha Juventus tersebut pekan ini bakal hadir saat mereka harus menjamu Bologna di Allianz Stadium, Minggu (24/1) malam WIB.

"Kami mengalami pasang surut. Ini seperti yang dialami tim lainnya musim ini," ujar Pirlo dikutip dari Football Italia

"Hal itu karena jadwal yang padat dan kurangnya persiapan. Setiap pemain merasakan kelelahan secara mental."

"Tak mudah untuk setiap pemain bisa tetap berkonsentrasi selama 90 menit dengan terus bermain setiap tiga hari sekali. Namun, kami akan tetap berusaha untuk melakukan itu," jelasnya.

Sumber : Detik

Mati Kutunya Zlatan Ibrahimovic saat dikalahkan Atalanta

 Milan -

Zlatan Ibrahimovic mengakui mati kutu di babak pertama saat menghadapi Atalanta. Pressing La Dea dan kurangnya dukungan dari lini kedua membuatnya terisolasi.

Milan tumbang 0-3 dari Atalanta di San Siro pada Giornata ke-19 Serie A, Minggu (24/1/2020) dini hari WIB. Tiga gol La Dea ke gawang Gianluigi Donnarumma ditorehkan oleh Cristiano Romero, Josip Ililic dan Duvan Zupata.



Dalam laga ini, Serangan Atalanta begitu sulit diredam oleh Milan. Pasukan Gian Piero Gasperini juga dengan baik mampu meredam laju serangan Rossoneri dengan permainan pressing mereka.

Dikutip dari Opta, Atalanta mampu melepas 18 tembakan dengan tujuh di antaranya on target. Sementara, Milan hanya membuat dua tembakan ke arah gawang dari 14 percobaan.

Ibrahimovic yang biasanya mampu membuat perbedaan bagi Il Diavolo juga seakan mati kutu di laga ini. Ibrahimovic memang berhasil lima percobaan tembakan, tapi tak ada satu pun yang mengarah ke gawang Atalanta.

Sosok yang biasanya jemawa ini bahkan mengakui bahwa dirinya sempat tak berkutik di babak pertama. Ia merasa terisolasi di lini depan karena pressing Atalanta dan kurangnya dukungan dari lini kedua.

"Saya merasa terisolasi di babak pertama. Saat bola mencapai saya, saya butuh pemain lain untuk bermain. Saya merasa sangat sendirian. Namun, itu mungkin terjadi juga karena permainan pressing Atalanta, "kata Ibrahimovic dikutip dari Footbaal Italia.

"Itu juga yang terjadi pada Josip Ilicic hari ini. Jika Anda menekannya, itu menjadi sulit baginya. Namun hari ini, dia memiliki banyak ruang hari ini dan harusnya bisa mencetak lebih banyak gol. "

"Hal yang sama pasti akan terjadi di saya. Jika Anda tidak melakukan pressing, tentu ini akan lebih mudah," jelas pemain asal Swedia tersebut.

Meski demikian, kekalahan atas Atalanta ini tak menggeser posisi Milan dari puncak klasemen Serie A. Ini terjadi setelah saingan terdekat Milan, Inter Milan di saat bersamaan bermain imbang 0-0 dengan Udinese. Milan saat ini mengumpulkan 43 angka unggul dia poin dari Si Ular.

Sumber : Detik

Liverpool Tersendat, Klopp Mulai Rasakan Tekanan?

 Liverpool -

Liverpool belakangan mencatatkan hasil kurang oke di Premier League. Namun, Manajer Liverpool Juergen Klopp mengaku tidak merasakan tekanan.

The Reds baru saja dipermalukan Burnley 0-1 di Anfield pada tengah pekan ini. Hasil tersebut mengakhiri keperkasaan Liverpool di kandang sendiri, yang sebelumnya tidak terkalahkan sejak April 2017.

Selain itu kekalahan dari the Clarets mempertajam laju buruk Liverpool. Dalam lima pertandingan terakhirnya, Mohamed Salah cs gagal menang bahkan tercatat belum menjebol gawang lawan selama 438 menit atau sejak diimbangi West Brom 1-1 di Boxing Day.

Alhasil Liverpool kini tercecer dalam persaingan gelar juara. Si Merah melorot ke peringkat empat klasemen Liga Inggris dengan perolehan 34 poin hasil 19 pertandingan, tertinggal enam poin dari Manchester United di puncak dan empat poin dari Manchester City dan Leicester City yang berada di tiga besar.

Tidak sedikit yang mulai meragukan kemampuan Liverpool untuk mempertahankan gelar juaranya di musim ini. Klopp mendesak skuadnya untuk menciptakan titik balik, yang bisa didapatkan kala menghadapi Manchester United di babak keempat Piala FA malam ini (24/1/2021).

"Saya tidak merasakan tekanan dari luar kok," ungkap Klopp di ESPNFC. "Saya menghadapi tekanan yang saya taruh pada diri saya sendiri di sepanjang hidup saya jadi saya semacam sudah terbiasa dengan hal itu."

"Saya tahu bahwa diri saya itu cukup bagus. Ini cukup membahagiakan membuat saya sangat bahagia dalam jangka panjang. Pada jangka pendek saya cukup mudah untuk bersemangat tapi tidak mudah dalam jangka panjang."

"Ketika Anda memiliki sukses seperti yang kami punya, ada dua arah. Yang pertama adalah yang Anda teruskan persis di level yang sama, yang mana adalah hal yang sulit dengan tantangan-tantangan yang ada dan satu hal lainnya adalah penampilannya sedikit menurun. Jadi saat ini terasa jauh menurun dan inilah apa yang harus kami ubah," lugas Klopp.

Sumber : Detik

UFC 257: Conor McGregor diKalahkan Dustin Poirier

 Abu Dhabi - UFC 257 Dustin Poirier vs Conor McGregor berlangsung ketat! Dustin Poirier keluar sebagai pemenangnya.

UFC 257 Dustin Poirier vs Conor McGregor adalah sajian utama yang berlangsung di Fight Island, Abu Dhabi pada Minggu (24/1). Kedua petarung adalah penghuni peringkat teratas di kelas ringan UFC.

Dustin Poirier menempati peringkat kedua di kelas ringan UFC, sedangkan Conor McGregor menempati peringkat keempat. Poirier pernah juara sabuk interm, McGregor pernah jadi juara kelas ringan di tahun 2016.



Ronde pertama dimulai, jual beli serangan boxing terjadi.

Takedown sempurna dari Dustin Poirer saat laga belum berjalan satu menit. McGregor mampu bertahan dan berdiri lagi.

Saat clinch, McGregor melontarkan serangan bahu. Jurus yang pernah dilakukannya saat mengalahkan Donald Cerrone.

Setelahnya, pukulan 1-2 Conor McGregor masuk telak. Jab dan cross-nya begitu cepat.

Sebelum ronde pertama habis, Dustin Poirer melancarkan low kick. Namun, belum cukup membuat McGregor goyah.

Masuk ronde kedua, pukulan kombinasi Conor McGregor membuat Dustin Poirier tertekan. Poirer terus bergerak menjauhi jaring.

Kejutan terjadi, Dustin Poirer berbalik menyerang!

Dustin Poirer berbalik arah dengan Conor McGregor yang didesaknya ke jaring.

Tanpa basa-basi, Dustin Poirier langsung dengan cepat melepas pukulan kombinasi bertubi-tubi dengan head movement yang apik. Jab dan cross-nya masuk sempurna menghajar kepala Mcgregor!

Conor McGregor terdesak dan akhirnya terjatuh. Wasit Herb Dean menghentikan pertarungan, Dustin Poirier menang!



Dustin Poirier menang TKO di ronde kedua dengan waktu dua menit.

"Saya senang dan sangat respect dengan Conor," kata Dustin seusai laga.

"Saya melakukan pekerjaan dengan sempurna, melancarkan boxing terbaik," lanjutnya.

Dustin Poirier melanjutkan rentetan kemenangan di kelas ringan. Sebelumnya di bulan Juni 2020 kemarin, Dustin menang angka atas Dan Hooker.

'The Diamond' begitu julukan Dustin Poirier, juga mampu membalas dendam dengan Conor McGregor. Setelah di tahun 2014 lalu, Dustin dikalahkannya.

Sumber : Detik

Trends

Bruno Fernandes: Liverpool Tak Seburuk Itu

 Jakarta - Gelandang Manchester United Bruno Fernandes kurang sepakat dengan kritik tajam yang menyelimuti Liverpool. Ia menilai Liverpool t...